Budidaya Bonsai Anting Putri (Wrightia religiosa) dari Biji


Cara budidaya bonsai anting putri (Wrightia religiosa) dapat dilakukan dengaan menanam dari biji, denggan cara cangkok dan stek batang. Untuk perbanyakan anting putri dari biji, sebaiknya pilih buah yang benar-benar sudah matang, ciri-cirinya adalah berwarna coklat dan buah kelihatan hampir pecah. Untuk media semai biji anting putri, saya menggunakan paasir halus yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Kemudian sebar biji diatas media tanam secara merata. Selanjutnya timbun tipis dengan lapisan pasir agar biji tidak bergeser saat disiram. Semaian anting putri sebaiknya disiram setiap hari dengan cara semprot kabut menggunakan penyemprot air/sprayer.

Bahan Bonsai Trenggulun (Protium javanicum Burm) Grouping dari Biji


Bahan bonsai Trenggulun (Protium javanicum Burm) ini saya tanam dari biji, awalnya karena pucuknya biasa digunakan sebagai bahan dalam membuat masakan Sepat Sumbawa, di Sumbawa pohon ini disebut pohon ketimus/ketimis atau loam. Karena sudah ditanam dalam 1 pot, akhirnya saya berniat untuk melanjutkan pohon trenggulun ini menjadi bonsai model grouping/forest/hutan.

Ciri - Ciri dan Perbedaan Pohon Wahong Laut, Wahong Gunung dan Sancang


Tiga jenis pohon dalam keluarga Premna yang paling sering dijadikan bahan bonsai di Indonesia adalah wahong laut (Premna nauseosa), wahong gunung (Premna Serratifolia) dan sancang (Premna Microphylla). Karena masih dalam satu keluarga, ketiga jenis pohon ini kadang sulit untuk dibedakan.

Perbedaan wahong laut, wahong gunung dan sancang

Daun:
wahong gunung: lebih lancip, bergerigi, hijau cerah, tipis, daun sangat bau, bahkan dikibas/kena angin saja baunya kerasa menyengat
wahong laut: cenderung bulat, bergerigi ketika masih muda, kaku, cenderung mulus ketika daun sudah tua, warna hijau tua dan kusam, daun agak bau
sancang: bulat memanjang, sisi daun halus, warna hijau mengkilat, agak kaku, bau segar :)

Ruas/ros/jarak antar mata tunas/daun:
wahong gunung dan wahong laut: cenderung jauh/panjang
sancang: cenderung lebih rapat

Habitat:
wahong gunung: daerah bukit dan pegunungan
wahong laut: daerah peisir atau disekitar pantai
sancang: dirumah orang yang punya sancang :)

Bonsai Sisir / Kaliage (Maclura cochinchinensis) - Pruning / Pemangkasan - Mei 2017


Video kedua untuk bonsai sisir / kaliage (Maclura cochinchinensis) ini. Video sebelumnya adalah pindah pot dari pot plastik ke pot keramik yang dipakai saat ini. Dalam video kali ini, bonsai sisir ini saya pangkas/pruning dengan sedikit pengawatan untuk mengarahkan cabang kearah bawah sebagai pengganti cabang sebelumnya yang mati setelah pindah pot.

Bonsai Kemloko / Malaka (Phyllanthus emblica) - Update Mei 2017


Dalam update kali ini, bonsai kemloko/malaka (Phyllanthus emblica) ini saya pangkas lebih pendek dari pemangkasan sebelumnya agar percabangan dan perantingan bisa lebih rapat. Dalam bahasa Jawa disebut mlaka atau kemlaka. Nama-nama lainnya di antaranya melaka (Mal.), amla, amlaki, ammalaki, amala, nillika, nellikya, nellikai dan aneka lainnya di pelbagai bahasa di seputar anak benua India. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai Indian gooseberry.

Bahan Bonsai Kembang Kertas (Bougainvillea) - Update Mei 2017


Update perkembangan terakhir untuk 2 bahan bonsai kembang kertas (Bougainvillea) saya. Sebelumnya kembang kertas ini sudah di pot ceper, tapi karena perkembangannya kurang bagus, akhirnya saya menggunakan pot besar dengan media tanam percobaan menggunakan campuran sekam mentah dan tanah.

Cara Membuat Papan Tatakan Pot Bonsai Dari Semen


Papan tatakan pot bonsai berfungsi untuk meletakkan beberapa pot bonsai sekaligus. Salah satu tujuannya adalah untuk menghemat tempat dan sebagai salah satu cara untuk menampilkan/display koleksi bonsai kita. Tatakan pot dapat dibuat dari semen, kayu ataupun besi, sesuai keperluan masing-masing. Pembuatan tatakan pot bonsai kali ini dibantu oleh mas Eko Wahyu, seorang pebonsai dari daerah Piyungan, Prambanan, Yogyakarta. Mas Eko Wahyu juga berpengalaman membuat pilar/tiang untuk pot bonsai, aneka jenis pot bonsai dan keperluan lain yang terbuat dari bahan semen. Mas Eko Wahyu: https://www.facebook.com/eko.wahyu.0

Update - Sambung Bonsai Bintaos dan Anting Putri


Update terakhir untuk sambungan bintaos dan anting putri yang disambung pada tanggal 28 April 2017 oleh mas Eko Wahyu. Anting putri sambungan sudah muncul tunas baru, tutup plastik sudah bisa dilepas, tapi ikatan belum bisa di lepas karena belum kuat. Video proses sambung mentaos dan anting putri ini, dapat di lihat pada tayangan https://youtu.be/vK18OGH7dCg

Cara Membuat Pilar / Tiang Pot Bonsai Dari Semen


Cara membuat pilar / tiang / umpak untuk pot bonsai bersama mas Eko Wahyu. Pilar ini terbuat dari campuran bahan semen dan pasir kasar dengan menggunakan cetakan berbahan baku semen juga. Mas Eko Wahyu: https://www.facebook.com/eko.wahyu.0

Proses Ground Bahan Bonsai Preh XXL


Proses ground bahan bonsai Preh (Ficus Retusa) XXL di kebun ground dan budidaya bonsai milik Mas Limpat yang berlokasi di daerah Jetis Prenggan, RT 19 RW 04 Sidokarto, Godean, Sleman Yogyakarta. Facebook Mas Limpat: https://www.facebook.com/limpatwindu.handoko.9 HP: 081915551981

Pertemuan Rutin Bonsai Mania Jogja (BMJ) Mei 2017


Pertemuan Rutin Bonsai Mania Jogja (BMJ) anggal 14 Mei 2017 di kediaman mas Refan Bone.

Bahan Bonsai Lohansung (Podocarpus macrophyllus) dari Cangkok


Hari ini saya memotong hasil cangkokan bahan bonsai lohansung (Podocarpus macrophyllus). Cangkokan lohansung ini berumur 3 bulan baru bisa dipanen. Termasuk lama dibandingan jenis pohon lain yang biasanya sekitar 1-2 bulan saja. Lohansung yang diluaran disebut sebagai yew plum pine, Buddhist pine, fern pine dan biasa disebut kusamaki di Jepang dan luohan song di Cina. Lohansung dapat juga diperbanyak/budidaya dengan cara stek pucuk. Biasanya untuk stek, mulai tumbuh akar pada umur 1-2 bulan sejak penanaman.

Bonsai Cemara Sinensis (Juniperus chinensis) dari Ground ke Pot


Proses pemindahan bonsai cemara sinensis (Juniperus chinensis) dari kebun ground ke pot bersama mas Eko Wahyu di kebun ground milik pak Koko Santoso, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Pak Koko : https://www.facebook.com/koko.bonsaiparkMas EKo Wahyu : https://www.facebook.com/eko.wahyu.0

Cara Cangkok Akar Bahan Bonsai Kupa Landak


Cara cangkok akar bahan bonsai kupalandak/anggur brazil/Jabuticaba (Plinia Cauliflora) sebelum dipindahkan ke pot dari kebun ground bersama mas Eko Wahyu. Cangkok akar adalah salah satu cara yang digunakan sebelum memindahkan atau mendongkel bahan bonsai baik dari alam maupun dari kebun ground. Dengan cara ini, persentase hidup pohon lebih besar karena sebagian akar sudah dipotong dan menunggu keluar akar serabut yang lebih banyak agar nantinya bisa langsung bertahan ketika dipindah ke pot. Cara cangkok akar ini bisa dilakukan untuk semua jenis pohon bahan bonsai, terutama untuk jenis-jenis yang sering mengalami kegagalan ketika mengambil dari alam ataupun dari kebun ground seperti asem jawa dll. Kupa landak yang dicangkok akar ini adalah salah satu bahan bonsai di kebun ground milik pak Koko Santoso yang beralamat di Piyungan, Bantul Yogyakarta. Mas EKo Wahyu : https://www.facebook.com/eko.wahyu.0

Bincang Bonsai Bersama Mas Eko Pleret


Dalam bincang bonsai kali ini, Mas Eko Pleret membahas seputar budidaya bonsai khususnya bahan bonsai seribu bintang/serbin dan sakura mikro. Perbincangan kali ini berlangsung di kebun bahan bonsai Milik mas Eko di seputaran Pleret, Bantul, Yogyakarta. Di kebun ground dan budidaya mas Eko Pleret selain seribu bintang dan sakura mikro, terdapat beberapa jenis pohon yang juga popular di jadikan bonsai seperti sancang, hokianti mikro, ki perak, jeruk kingkit, serut dan loa. Mas Eko Pleret: https://www.facebook.com/eko.pleret

Cara Cangkok Bahan Bonsai Cemara Udang (Casuarina Equisetifolia)


Belajar cara mencangkok bahan bonsai cemara udang (Casuarina Equisetifolia) bersama mas Eko Wahyu dan mas Vino Pras. Pohon cemara udang ini adalah salah satu bahan bonsai yang sedang di ground di kebun pak Koko Santoso, rencananya akan dipangkas bagian atasnya secara bertahap dan di ijinkan untuk mencangkok sebagai salah satu cara untuk budidaya bahan bonsai. Mas Eko Wahyu : https://www.facebook.com/eko.wahyu.0 Mas Vino : https://www.facebook.com/vino.prasetya.779 Pak Koko : https://www.facebook.com/koko.bonsaipark

Koleksi Bonsai Pak Peno - Raja Santigi Jogja


Pak Peno, seorang pebonsai senior dari Jogja. Dikenal dikalangan pebonsai sebagai Raja Santigi karena pernah memiliki banyak sekali bonsai santigi. Kini hanya sekitar 20 bonsai santigi ukuran sangat besar yang tersisa, karena sudah habis terjual dan di beli oleh kolektor dan penghobi bonsai lainnya. Selain santigi, beliau juga memiliki bonsai untuk jenis pohon lainnya seperti, asem jawa, cemara, kemuning mikro, kawista, lohansung, serut, sancang dll Selain sebagai penghobi bonsai, Pak Peno yang berkediaman di daerah Piyungan, Bantul, Yogyakarta ini juga seorang pembuat pot bonsai dari semen. Hampir semua ukuran pot bonsai dibuat di bengkel yang berada di kebun bonsai miliknya, mulai dari pot ukuran kecil, medium, besar dan sangat besar.

Cara Sambung Bonsai Wahong dengan Sancang (Wacang)


Cara menyambung bonsai wahong dengan sancang bersama mas Eko Wahyu dan mas Vino Pras. Wahong (Premna nauseosa) sering disambung dengan sancang (Premna Microphylla) karena beberapa alasan, yaitu karena wahong memiliki karakter batang yang lebih menarik daripada sancang, sedangkan sancang memiliki kelebihan pada ukuran daun yang bisa sangat kecil, sehingga apabila digabungkan kedua jenis pohon yang masih dalam satu keluarga Premna ini, maka akan didapatkan sebuah bonsai dengan karakter batang kuat dan daun yang sangat kecil dan biasa disebut dikalangan bonsai dengan nama Wacang (wahong sancang)

Cara Cangkok Bahan Bonsai Santigi (Pemphis Acidula)


Belajar cara cangkok bahan bonsai Santigi (Pemphis Acidula) bersama Pak Peno dan Mas Eko Wahyu.

Bincang Bonsai Bersama Pak Peno, Raja Bonsai Santigi Jogja


Dalam tayangan bincang bonsai kali ini, saya melakukan interview dengan Pak Peno yang dikenal dikalangan pebonsai sebagai raja bonsai santigi Jogja, karena pernah memiliki ribuan bahan bonsai santigi/Stigi/Setigi/Drini (Pemphis Acidula) pada masanya. Pak Peno yang beralamat di Piyungan, Kab. Bantul adalah seorang pebonsai senior dan juga pembuat pot bonsai berpengalaman. Dalam interview ini, Pak Peno menjelaskan secara terperinci hal-hal yang berhubungan dengan bonsai santigi. Mulai dari cara mendongkel bahan santigi dari alam, proses penanaman awal, perawatan bonsai santigi, cara budidaya bonsai santigi dll.

Bincang Bonsai Bersama Pak Koko Santoso Seputar Ground Bonsai


Interview seputar ground bahan bonsai bersama Pak Koko Santoso, seorang pebonsai senior dari Yogyakarta. Interview ini berlangsung di kebun ground bonsai milik beliau di daerah Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Dalam bincang bonsai kali ini pak Koko Santoso menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan dalam melakukan ground bonsai, waktu penanaman, panen, dan perlakuan selama pohon dalam masa ground. Facebook Pak Koko Santoso: https://www.facebook.com/koko.bonsaipark

Cara Mencangkok Asam Jawa untuk Bahan Bonsai


Cara mencangkok asam jawa (Tamarindus Indica) bersama mas Eko Wahyu dan mas Vino Pras di kebun ground milik pak Koko Santoso. Pohon asem jawa ini kami cangkok karena akan di pangkas atau dipotong pendek karena ukuran sudah sesuai dengan yang dinginkan oleh pemilik pohon. Daripada terbuang sia-sia, kami berinisitif untuk mencangkok terlebih dahulu sebelum dipotong sebagai salah satu cara budidaya bahan bonsai. Mas Eko Wahyu: https://www.facebook.com/eko.wahyu.0Mas Vino Pras: https://www.facebook.com/vino.prasetya.779

Koleksi Bonsai dan Bahan Bonsai Mas Bowo BowongsoArt


Mas Bowo dari BowongsoArt adalah seorang penghobi bonsai dan juga seorang pembudidaya bahan bonsai dari Kulon Progo, Yogyakarta. Mas Bowo yang memiliki usaha dibidang pembuatan taman juga memiliki kebun budidaya dan ground dengan jenis pohon yang biasa dibuat bonsai, seperti serut, sidogurih/hokiantea, kaliandra, mirten, sianci, sancang dll. Facebook Mas Bowo: https://www.facebook.com/bowongsoart.bowongsoartKontak: 0821-3784-8989

Koleksi Bonsai Mas Limpat Jogja


Hari ini berkesempatan mengunjungi kebun ground dan budidaya bonsai milik Mas Limpat, Ketua Paguyuban Bonsai Tunggak Merajak. Kebun ground yang berlokasi di daerah Jetis Prenggan, RT 19 RW04 Sidokarto, Godean, Sleman Yogyakarta dengan luas sekitar 1500 m2 ditanami dengan bahan bonsai berbagai jenis, seperti anting putri, sidogurih, ulmus, sianci, kaliandra, beringin, cemara, kemuning, jeruk kingkit dll. Facebook Mas Limpat: https://www.facebook.com/limpatwindu.handoko.9HP: 081915551981