Tampilkan postingan dengan label Bonsai Anting Putri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bonsai Anting Putri. Tampilkan semua postingan
Cara Cangkok Anting Putri (Wrightia religiosa) - Belajar Bonsai Live #7
Proses cangkok bahan bonsai anting putri (Wrightia religiosa) secara live dan bagi-bagi biji serut untuk budidaya.
Yang beruntung mendapatkan give away biji serut adalah mas Januar dari Pematang Siantar
Penghijauan Lokasi Wisata Taman Edukasi Banyu Kencono Pleret
Penghijauan Lokasi Wisata Taman Edukasi Banyu Kencono Pleret, Bantul, Yogyakarta bersama mas Eko Pleret, Ketua RT dan Karang Taruna.
Dalam penghijauan ini, ditanam jenis anting putri, waru taiwan, dan kaliandra. Ketiga jenis yang ditanam termasuk populer digunakan sebagai bahan bonsai di kalangan penghobi bonsai.
Bahan Bonsai Apa Saja Yang Ada Di Kebun Ground Saya?
Ini adalah video pertama untuk bahan bonsai yang ada di kebun ground saya. Sebagian besar bahan bonsai yang ada di kebun ground saya di di dominasi oleh anting putri dan waru. Walaupun jenis lain juga ada seperti hokianti, kaliandra, beringin arjuna, bogenvil singapur, saeng simbur, serut, kawista, kimeng dan lain-lain.
Kebun ini saya mulai sejak awal Februari 2019 sebagai lokasi percobaan pertama saya untuk belajar nge-ground. Harapan kedepan, kebun ini bisa menjadi bahan dan materi untuk pembelajaran di video-video channel youtube Belajar Bonsai.
Menanam Bibit Bonsai Sancang dan Anting Putri Untuk Pembesaran Batang
Hari ini saya dan mas Abdy dari Wates, Kulonprogo menanam bibit sancang dan anting putri ke kebun mas Abdy. Bibit bonsai sancang ini berasal dari stek batang/pucuk sedangkan bibit bonsai anting putri berasal dari biji, kemudian saya pindahkan ke polybag untuk memudahkan ketika dipindah ke tanah/ground. Tujuan penananman ini adalah untuk memperbesar ukuran batang supaya lebih maksimal pertumbuhannya. Rencana akan dipanen sekitar 1-3 tahun kedepan tergantung ukuran batang yang diinginkan.
Panen Cangkok Bahan Bonsai Anting Putri (Wrightia Religiosa) Mikro
Anting putri (Wrightia Religiosa) mikro dapat dibedakan dengan melihat daun yang lebih kecil dibandingkan dengan anting putri biasa. Anting putri mikro ini di cangkok selama 2 bulan hingga masa panen. Di cangkok menggunakan media moss/lumut kering. Selain dengan cara cangkok, anting putri juga dapat diperbanyak/budidaya dengan cara stek batang. Dalam video ini saya juga mebahas salah satu pertanyaan anggota grup Belajar Bonsai yaitu mengenai daun anting putri yang sering berubah warna menjadi kuning.
Bahan Bonsai Anting Putri Dari Biji - Update Agustus 2017
Update untuk budidaya bahan bonsai anting putri (Wrightia religiosa) yang saya tanam dari biji. Saat ini usianya sekitar 2 bulan lebih dengan tinggi sekitar 5cm. Video sebelumnya https://youtu.be/6NfwHN9b_Q8
Budidaya Bonsai Anting Putri (Wrightia religiosa) dari Biji
Cara budidaya bonsai anting putri (Wrightia religiosa) dapat dilakukan dengaan menanam dari biji, denggan cara cangkok dan stek batang. Untuk perbanyakan anting putri dari biji, sebaiknya pilih buah yang benar-benar sudah matang, ciri-cirinya adalah berwarna coklat dan buah kelihatan hampir pecah. Untuk media semai biji anting putri, saya menggunakan paasir halus yang sudah dibasahi terlebih dahulu. Kemudian sebar biji diatas media tanam secara merata. Selanjutnya timbun tipis dengan lapisan pasir agar biji tidak bergeser saat disiram. Semaian anting putri sebaiknya disiram setiap hari dengan cara semprot kabut menggunakan penyemprot air/sprayer.
Update - Sambung Bonsai Bintaos dan Anting Putri
Update terakhir untuk sambungan bintaos dan anting putri yang disambung pada tanggal 28 April 2017 oleh mas Eko Wahyu. Anting putri sambungan sudah muncul tunas baru, tutup plastik sudah bisa dilepas, tapi ikatan belum bisa di lepas karena belum kuat. Video proses sambung mentaos dan anting putri ini, dapat di lihat pada tayangan https://youtu.be/vK18OGH7dCg
Koleksi Bonsai Mas Limpat Jogja
Hari ini berkesempatan mengunjungi kebun ground dan budidaya bonsai milik Mas Limpat, Ketua Paguyuban Bonsai Tunggak Merajak. Kebun ground yang berlokasi di daerah Jetis Prenggan, RT 19 RW04 Sidokarto, Godean, Sleman Yogyakarta dengan luas sekitar 1500 m2 ditanami dengan bahan bonsai berbagai jenis, seperti anting putri, sidogurih, ulmus, sianci, kaliandra, beringin, cemara, kemuning, jeruk kingkit dll. Facebook Mas Limpat: https://www.facebook.com/limpatwindu.handoko.9HP: 081915551981
Cara Sambung Bonsai Mentaos dan Anting Putri
Cara menyambung bonsai mentaos/bintaos/bentawas (Wrightia javanica A.DC syn Wrightia pubescens R.Br.) dengan pohon anting putri (Wrightia Religiosa) bersama Mas Eko Wahyu, seorang penghobi bonsai dan juga penjual bahan bonsai dari Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Bentawas memiliki nama lokal antara lain mentaos (Jawa), bintaos (Sunda, Madura), benteli lalaki (Sunda), bentawas, tawas (Bali), dediteh (Timor). Mentaos banyak ditemukan di alam liar dan memiliki karakter batang yang baikSedangkan anting putri yang masih satu keluarga dengan mentaos memiliki keindahan pada dahan, daun dan bunganya, sehingga cocok untuk disambung dengan mentaos. Facebook Mas Eko Wahyu: https://www.facebook.com/eko.wahyu.0
100+ Nama dan Jenis Pohon Yang Biasa di Bonsai di Indonesia
Berikut ini nama-nama dan jenis pohon serta nama ilmiah atau nama latin untuk masing-masing pohon yang biasa di jadikan bonsai khususnya yang mudah tumbuh di Indonesia:
- Ampelas - Ficus Ampelas
- Anting Putri - Wrightia Religiosa
- Asam Jawa - Tamarindus Indica
- Asam Londo - Pithecelobium Dulce
- Asam Sarap - Sabinea Sp
- Azalea – Rododendron Sp
- Beringin - Ficus Benjamina
- Beringin Dolar - Ficus Microcarpa Green Island
- Beringin Elegan - Ficus Elegant
- Beringin Kompakta - Ficus Compacta
- Beringin Korea - Ficus Microcarpa var. crassifolia
- Beringin Taiwan (Kimeng) – Ficus Microcarpa
- Beringin Sulawesi - Ficus Subulata
- Black Pine - Pinus Thunbergii
- Bodhi - Ficus Religiosa
- Bugenvil Daun Besar - Bougainvillea Spectabilis
- Bugenvil Daun Kecil – Bougainvillea Glabra
- Brazilian Rain Tree - Pithecellobium Tortum
- Bunut - Ficus Glauca
- Bunut Bangkok - Ficus Virens
- Bunut Merah - Ficus Glabela
- Buta-Buta - Excoecaria Agallocha
- Buksus - Buxus Harlandii
- Cemara Buaya - Juniperus Horizontalis
- Cemara Cina – Juniperus Chinensis
- Cemara Duri - Juniperus Rigida
- Cemara Papua - Cupresus Papuanus
- Cemara Udang - Casuarina Equisetifolia
- Cendrawasih - Phyllanthus Myrtifolius
- Delima – Punica Granatum
- Geometri – Bucida Spinosa
- Gulo Gumantung/Rijanjang - Vangueria spinosa
- Hokiantea Daun Kecil - Carmona Mycrophylla
- Hokiantea Daun Besar (Sido Gurih) - Carmona Retusa
- Ileng-Ileng / Mangsi - Phyllanthus reticulatus
- Jamblang - Sysigium Cumini
- Jambu Brazil Jambu Kancing – Eugenia Aquatica
- Jambu Biji - Psidium Guajava
- Jeruk Kingkit (Triphasia trifolia)
- Kaca Piiring - Gardenia Jasminoides
- Kaliandra (Powderpuff) - Calliandra
- Kapasan (Pacar Laut) - Cerodendrun Merme
- Karendang - Carissa Macrocarpa
- Kawista Batu/Kerikil - Feronia Lucida
- Kawista Buah - Limonia acidissima syn. Feronia limonia
- Kembang Sepatu - Hibiscus Rosa Sinensis
- Kemuning - Muraya Paniculata
- Kemuning Jepang - Muraya Exotica
- Ki Besi – Sageretia Sp
- Ki Hideung - Diospyros Ebena
- Ki Putri - Podocarpus Neriifolius
- Klampis (Arabica/Arabika) - Vachellia nilotica Syn. Acacia arabica, Acacia nilotica
- Kupa Landak - Plinia cauliflora
- Lada-Lada - Osteomeles subrotunda
- Landepan - Plectronia Horrida Syn. Canthium horridum Blume
- Lantana - Lantana Camara
- Loa – Ficus Racemosa (syn. Ficus glomerata Roxb.)
- Lohansung - Podocarpus Costalis
- Melati - Jasminum Multiflorum
- Melati Kosta - Brunfelsia Horeana
- Mentaos / Bintaos - Wrightia pubescens
- Mirten - Malpighia Coccigera
- Murbei - Morus Alba
- Mustam – Diospyros Montana
- Namnam - Cynometra Cau Lliflora
- Nasi-Nasi – Sysigium Buxifolia
- Nia - Neea Buxifolia
- Ohna - Maba Buxifolia
- Olive - Olea Europaea
- Penitian - Durante Repens
- Penjalin - Eugenia Lineata
- Pilang - Acacia Leucophloea
- Pinus – Pinus Mercusii
- Phusu - Celtis Sinensis
- Pohon Lilin - Parmientera Cereifera
- Pohon Perak / Ki Perak- Eleagnus Latifolia
- Preh/Iprik - Ficus Microcarpa
- Pung / Ripung - Acacia Farnensiana
- Pusaka - Timonius Sp
- Pyracanta Daun Bundar - Phyracantha Angustifolia
- Pyracanta Daun Panjang - Phyracantha Granulata
- Rukam / Rukem Daun Kecil - Flacourtia Indica
- Rukam / Rukem Daun Lebar - Flacourtia Rukam
- Saeng Simbur - Desmodium Sp.
- Sageretia - Sageretia Theezans
- Sapu Sapu / Cucur Atap / Ujung Atap - Baeckea frutescens
- Sakura Lokal / Bungur - Lagerstroemia indica
- Sakura Mikro - Malpighia Glabra
- Sancang - Premna Microphylla
- Santigi - Pemphis Acidula
- Santigi Gunung/Cantigi Ungu - Vaccinium varingifolium (Bl.) Miq.
- Santigi Lanang - Lumnitzera Racemosa
- Seribu Bintang - Serissa Foetida
- Serut - Streblus Asper
- Serut Lanang / Starblus / Streblus – Streblus Taxoides
- Siantho / Dewandaru - Eugenia Uniflora
- Sianci - Malpighia emarginata
- Sisir - Cuadrania Cochinchinensis
- Sikat Botol - Calistemon
- Sinyo Nakal / Anak Nakal - Duranta erecta L.
- Soka - Ixora Cocinea
- Taxodium - Taxodium Distichun
- Teh-tehan - Acalypha siamensis
- Trenggulun - Protium Javanicum
- Ulmus Lokal – Ulmus lanceifolia
- Ulmus Cina – Ulmus Parvifolia
- Walikukun - Actinophora Fragrance
- Wahong Laut - Premna nauseosa
- Wahong Gunung - Premna Serratifolia
- Wareng - Gmelina elliptica
- Waru - Hibiscus Tiliaceus
Cara Membuat Bonsai Anting Putri dari Stok Toko Tanaman Hias
Video kali ini mengenai proses repotting bahan bonsai Anting Putri ke pot baru. Ini adalah bahan anting putri pertama saya, saya beli dari penjual tanaman hias, batangnya masih kecil dan cocok untuk dibikin mame atau small bonsai aja.
Langganan:
Postingan (Atom)